Membenci

MENGAPA KITA MUDAH SEKALI MEMBENCI DAN MENCARI KEKURANGAN ORANG LAIN..?

Karena sejak kecil kita terbiasa diajari baik secara langsung ataupun tidak langsung untuk menemukan kelemahan dan kekurangan diri kita dan orang lain.

Cobalalh ingat-ingat.

Sejak kecil kita sering dijuluki atau dipanggil dengan kekurangan kita semisal si pesek, kuntet, bawel, item, dower, sipit, belo, dan lain-lain.

Atau kita biasa memanggil teman-teman kita dengan julukan yang buruk, si Item, si ceking, bule kampung (Albino).

Sejak kecil kita selalu di kritik dengan kata-kata dasar bodoh, oon, tolol, lemot, kucel, lelet, kuper, kudet dan lain sebagainya.

Dan semua itu terekam dalam memori otak kita sejak kecil.

Maka ketika kita besar setiap kali jumpa dengan seseorang maka kita cepat sekali melihat KEKURANGAN orang lain, sebagai refeleksi dari kekurangan kita sendiri.

Hingga akhirnya kita mudah sekali membenci orang lain, yang sebenarnya itu adalah refelksi kita membenci diri kita dan masa lalu kita yang sering dicekoki berbagai kekurangan dari orang tua, guru atau lingkungan sekitar kita.

Jadi, jika saat ini kita menjadi orang yang cepat sekali menemukan kekurangan orang dan membenci orang lain, cobalah untuk mengingat kembali pengalaman masa kecil dan masa lalu kita.

Dan kitapun akan segera tahu penyebabnya mengapa kita jadi seperti ini.

Jadi, mari jangan lakukan lagi pada anak kita juga kepada para anak tetangga kita.

 

Ayah Edy,
refeleksi dan koreksi diri dari pengalaman masa kecil dan masa lalu.

2 thoughts on “Membenci”

Leave a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Scroll to Top